You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Museum Wayang Miliki Toko Souvenir
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Museum Wayang Miliki Toko Suvenir

Selain menikmati koleksi wayang, kini para pengunjung Museum Wayang juga dapat membeli suvenir berupa miniatur tokoh-tokoh wayang yang disediakan di toko suvenir Museum Wayang, Jl. Pintu Besar Utara No.27, Kota Tua, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat.

Bentuk suvenirnya berbeda-beda, mulai dari gantungan kunci, pulpen, pembatas buku, pensil, magnet kulkas hingga wayang kulit besar dan wayang golek

Kepala Unit Pengelola Museum Seni DKI Jakarta Esti Utami mengatakan, di toko ini dijual ratusan miniatur dilengkapi cerita dari tokoh-tokoh wayangnya. Selain itu, di toko suvenir ini juga dijual aneka macam kerajinan wayang lainnya. 

“Bentuk suvenirnya berbeda-beda, mulai dari gantungan kunci, pulpen, pembatas buku, pensil, magnet kulkas hingga wayang kulit besar dan wayang golek,” kata Esti, Selasa (6/03).

Yuk, Berburu Souvenir Khas Betawi di Monas

Ia menambahkan, suvenir-suvenir tersebut kita jual dengan harganya bervariatif mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp. 1,3 juta. Tergantung jenis, ukuran, tingkat kesulitan pembuatan, kualitas bahan dan lain sebagainya.

“Hal ini kita lakukan sebagai usaha untuk membantu pengrajin dalam memasarkan hasil kerajinannya. Tujuan lainnya, kami ingin memenuhi dan memberikan pelayanan kepada pengunjung, dalam hal ini terkait dengan kenangan khusus pengunjung melalui suvenir,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11167 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1338 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1267 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1264 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye980 personBudhi Firmansyah Surapati